Hari Air SeDunia

Begitu banyak manfaat Air bagi kehidupan manusia, namun terkadang kita sering menyepelekan kehadirannya dalam keseharian kita. Sayangnya kita baru peduli terhadap air, tatkala menyaksikan atau mengalami sendiri bencana yang diakibatkan oleh air: kekeringan, air PDAM mati, merasa haus, saluran air tersendat hingga menyebabkan banjir.
Bahkan kita tak menyadari kalau bahaya yang ditimbulkan dari air juga berasal dari ulah manusia itu sendiri. Kita tidak selalu menjaga dan melestarikan alam di hulu sungai sebagai sumber air kehidupan. Ataupun tidak menjaga kelestarian ekosistem hutan yang berfungsi sebagai daerah tangkapan air hujan.
Penggundulan hutan yang semena-mena dan betonisasi daerah resapan air menjadi akar semua masalah yang berkaitan dengan air, yang sesungguhnya sudah kita ketahui bersama.
Air bukanlah hanya menjadi permasalahan di kota Jayapura saja tapi juga dianggap oleh badan dunia PBB menjadi permasalahan di dunia. Oleh karena itu pada sidang umum PBB ke 47 tanggal 22 December 1992 melalui Resolusi Nomor 147/1993, usulan Agenda 21 diterima sekaligus ditetapkan pelaksanaan Hari Air Se Dunia pada setiap tanggal 22 Maret dan dimulai sejak tahun 1993 disetiap negara anggota PBB termasuk Indonesia.
Saat ini ungkapan yang sudah mendunia “Water is everybody business” sangatlah cocok untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya air sebagai sumber kehidupan baik masa kini maupun masa datang. Air tentunya sangat dibutuhkan oleh berbagai sektor termasuk makluk hidup di dunia ini, maka airpun merupakan urusan semua orang.
Untuk itu sebelum terlambat dengan punahnya sumber daya air, marilah kita membangun kesadaran bersama untuk menyelamatkan Air demi masa depan kehidupan anak-cucu kita, melalui upaya pelestarian alam dan lingkungannya.
Selamat memperingati Hari Air SeDunia tanggal 22 Maret.

Penina
Jayapura

Iklan
%d blogger menyukai ini: