SD dan SMP Satu Atap Poom I di Palang Guru Sendiri

FokerLSMPapua.org,
Berawal dari keributan yang ditimbulkan siswa SMP Satu Atap Poom I paska perayaan Natal sekolah, yang mengakibatkan terjadinya kejar-kejaran antara siswa SMP tersebut dengan masyarakat di lingkungan SMP yang merasa terganggu, akhirnya SMP Satu Atap Poom I terpaksa dipalang oleh kepala sekolah.

Akibatnya, sekolah yang seharusnya mulai melakukan aktivitas pada tanggal 3 Januari kemarin, hingga saat ini belum bisa melakukan proses belajar mengajar. Bahkan ada beberapa siswa yang telah pindah ke tempat lain untuk melanjutkan sekolah. Siswa-siswa yang berasal dari kampung sekitar juga telah pulang kembali ke kampungnya karena sekolahnya masih dipalang.
Menurut informasi orang tua siswa, pemalangan dilakukan hingga akhir Jauari dan akan dibuka awal Februari. Akibat pemalangan ini, para guru yang selama ini mengajar di sekolah tersebut juga sementara waktu pergi ke Serui. Guru di SD Satu Atap tinggal 1 orang. 5 orang guru lainnya telah berada di Serui. 2 orang guru SMP tersebut juga sedang berada di Serui.
Menurut warga setempat, hal ini dilakukan kepala sekolah tersebut karena kesal dengan perilaku warga yang mengamuk dan mengejar siswanya. Peristiwa ini sudah pernah terjadi sebelumnya namun tidak ada perhatian dari komite sekolah maupun warga setempat untuk menyikapi peristiwa tersebut. Selain itu kepala sekolah juga kecewa karena oknum warga yang menyebabkan keributan itu hanya ditahan semalam ditahanan Polsek Poom, karena Kepala Kampung meminta mereka dibebaskan.
Pemalangan dua sekolah ini sempat menyulut emosi warga setempat. Beberapa warga yang kecewa bahkan berencana membakar sekolah. Untung saja peristiwa tersebut tidak terjadi. Menurut warga setempat yang anak-anaknya bersekolah di SMP Satu Atap Poom I ,jika belum ada kejelasan pembukaan palang maka mereka berencana memindahkan anaknya ke Biak, Serui maupun Jayapura serta kota lainnya. (Aston S)

Iklan
%d blogger menyukai ini: