Muntaber Landa Warga Kampung Poom, Kabupaten Yapen

FokerLSMPapua.org`
Bermula dari demam, dingin, mual, pusing serta muntah dan kemudian buang-buang air besar, demikian merupakan gejala awal penyakit Muntaber. Penyakit ini sekarang mulai menyerang warga Distrik Poom, Kabupaten Yapen Waropen.

Sebut saja ada beberapa kampung antara lain Poom I, Worioi, Windesi dan kampung sekitar yang belum terdeteksi. Wabah ini mulai menyerang warga awal tahun 2008.
Di kampung Poom I, Kabupaten Yapen, hingga Selasa 15 Januari 2008 2 orang (1 anak dan 1 dewasa) telah meninggal karena muntaber. Beberapa warga setempat juga telah teridentifikasi menderita muntaber. Namun belum teridentifikasi secara jelas berapa orang yang terkena penyakit ini.
Secara umum Puskesmas belum melakukan upaya yang serius. Namun jika ada warga yang anggota keluarganya mengalami gejala penyakit ini maka mereka yang pergi menghubungi petugas kesehatan untuk membantu mengobati. Direncanakan minggu depan petugas kesehatan dari dinas kesehatan kabupaten Serui akan meninjau langsung wabah penyakit di distrik Poom.
Menurut warga dibandingkan 2 tahun sebelumnya (2006-2007), jumlah penderita penyakit ini lebih sedikit. Penyakit ini merupakan dampak dari pergantian musim. Menurut mereka, jika ada musim buah di kampung maka penyakit muntaber sangat mudah menyerang warga setempat. Saat ini memang dikampung sedang musim buah namun belum panen.
Dari pengamatan Papua Room, kondisi kampung kurang terawat baik. Terutama sampah-sampah yang menumpuk di daerah teluk. Sampah ini kebanyakan berasal dari warga kampung sendiri. Menurut kepala kampung Poom I, pernah ada program Jumat bersih. Namun saat ini upaya bersih-bersih kampung sudah tidak lagi dilakukan. (Aston S)

Iklan
%d blogger menyukai ini: