Sepuluh Tips Bagi Para Orang Tua Untuk Membantu Anak-anaknya Terhindar dari Kehamilan Remaja

Bagian II

* (Untuk laki-laki) Memilki bayi tidak menjadikan kamu seorang lelaki. Dapat menunggu dan bertanggung jawab dapat menjadikanmu seorang lelaki.
* (Untuk perempuan) Anda tidak perlu melakukan hubungan seksual agar tetap memiliki pacar. Apabila hubungan seks merupakan harga yang harus dibayar untuk suatu hubungan, sebaiknya cari orang lain saja.
Disamping itu penelitian menunjukkan bahwa berbicara dengan anak-anak mengenai seks tidak mendorong mereka untuk menjadi aktif berhubungan seksual. Dan ingat pula bahwa perilaku anda sendiri harus sesuai dengan apa yang anda katakan. Pendekatan “lakukan apa yang kukatakan, bukan yang kulakukan” tidak akan berhasil pada anak-anak dan remaja yang dengan seksama senantiasa memperhatikan dan mengamati para orang tua dalam kehidupan mereka.

1.Perhatikan dan awasi anak-anak dan remaja anda. Buatlah peraturan dan ketentuan-ketentuan dari perilaku yang diharapkan, sebaiknya melalui suatu proses diskusi keluarga secara terbuka dan komunikasi yang baik. Jika anak-anak anda pulang dari sekolah jam 3 sore dan anda tidak dapat pulang kerja dan sampai di rumah hingga jam 6 sore, siapa yang bertanggung jawab untuk meyakinkan bahwa anak-anak anda dalam keadaan selamat dan terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang bermanfaat pada jam-jam tersebut? Memperhatikan dan mengawasi keberadaaan anak-anak anda tidak akan menjadikan anda sebagai orang yang menyebalkan; namun menjadikan anda sebagai orang tua.
2.Kenalilah teman-teman anak anda beserta keluarganya. Teman memiliki pengaruh yang kuat terhadap sesamanya, jadi bantulah anak-anak dan para remaja menjadi teman dari keluarga yang memiliki nilai-nilai keluarga yang sama dengan keluarga anda. Bahkan beberapa orang tua para remaja membuat janji untuk bertemu dengan orang tua teman anak-anaknya untuk menetapkan peraturan-peraturan dan harapan yang sama. Terimalah teman-teman anak anda di rumah anda dan bicaralah dengan mereka secara terbuka.
3.Laranglah anak anda untuk berpacaran terlalu dini, terlalu kerap dan memiliki pacar yang tetap. Kegiatan kelompok diantara kaum muda adalah baik dan seringkali menyenangkan, tapi membiarkan para remaja untuk mempunyai pacar yang tetap sebelum usianya 16 tahun dapat menyebabkan masalah. Anak anda harus tahu tentang perasaan anda mengenai hal ini, sejak ia masih kanak-kanak
4.Larang anak gadis anda untuk berpacaran dengan laki-laki yang jauh lebih tua daripadanya. Dan anak laki-laki anda jangan diperbolehkan untuk menjalin hubungan yang dalam dengan seorang perempuan yang jauh lebih muda darinya. Orang yang lebih tua menurut pandangan seorang gadis bisa tampak lebih glamor – terkadang mereka memiliki uang dan mobil untuk tampak menarik. Akan tetapi masalah dapat timbul apabila seorang laki-laki usianya jauh lebih tua daripada seorang gadis. Cobalah memberi batasan perbedaan umur tidak lebih dari dua atau tiga tahun. Perbedaan umur antara seorang gadis dengan laki-laki yang lebih tua maupun pria berumur dapat menyebabkan keadaan yang beresiko termasuk hubungan seks yang tidak diinginkan dan seks tanpa pelindung.
5.Bantulah para remaja untuk memperoleh pilihan-pilihan untuk masa depan yang lebih menarik daripada kehamilan dini dan menjadi orang tua. Kemungkinan bahwa anak-anak anda akan menunda seks, kehamilan dan menjadi orang tua akan meningkat secara signifikan jika masa depan mereka tampak cerah. Hal ini berarti membantu mereka menata tujuan yang bemakna bagi masa depan, berbicara dengan mereka mengenai apa yang dapat membuat berbagai rencana untuk masa depan terwujud dan membantu mereka untuk dapat mencapai tujuan tersebut. Jelaskan bagaimana menjadi hamil atau menyebabkan kehamilan – dapat mengacaukan rencana-rencana yang telah dirancang dengan baik; sebagai contoh biaya perawatan anak dapat menyebabkan tidak ada biaya untuk kuliah. Pelayananan masyarakat (Community service) khususnya tidak saja mengajarkan keterampilan kerja tapi para remaja dapat pula senantiasa berhubungan dengan beraneka macam orang-orang dewasa yang peduli.
6.Anak-anak harus tahu bahwa anda menjunjung tinggi nilai pendidikan. Doronglah anak-anak untuk belajar di sekolah secara serius dan tekankan bahwa anda mengharapkan hasil yang terbaik di sekolah. Kegagalan di sekolah seringkali merupakan pertanda akan masalah dan berakhir dengan remaja yang menjadi orang tua.
7.Ketahuilah apa yang ditonton, dibaca dan didengarkan oleh anak-anak anda. Media (televisi, radio, filem, video musik, majalah dan internet) mengandung segudang materi pesan-pesan yang salah. Seks jarang sekali bermakna, kehamilan yang tidak terencana seringkali terjadi dan jarang sekali tampak orang yang melakukan hubungan seks terikat dalam pernikahan, bahkan tidak terlibat dalam suatu hubungan yang khusus dengan seseorang. Apakah ini sesuai dengan pengharapan dan nilai-nilai yang anda miliki? Jika tidak, sangat penting untuk berbicara dengan anak-anak anda mengenai apa yang ditampilkan oleh media dan apa pendapat anda mengenai hal tersebut. Anda selalu dapat mematikan televisi, berhenti berlangganan (acara TV kabel) dan membatasi filem-filem yang boleh ditonton. Anda mungkin tidak dapat sepenuhnya mengontrol apa yang dilihat dan didengar oleh anak-anak anda tapi anda tentu saja dapat memberikan pandangan anda serta mengontrol lingkungan rumah anda sendiri.
8.Kesembilan tips yang dapat membantu anak-anak anda terhindar dari kehamilan remaja akan bekerja secara baik jika diciptakan dengan kuat dan hubungan yang dekat dengan anak-anak anda dibangun sedini mungkin. Ciptakan suatu hubungan dengan bertutur secara hangat dan santun, tegas menegakkan disiplin dan sering berkomunikasi yang menitik beratkan pada saling percaya dan menghargai. Tidak ada suatu cara tertentu untuk membina suatu hubungan, tapi kebiasaan-kebiasaan berikut yang berasal dari lubuk hati mungkin dapat membantu:
* Perlihatkan cinta dan kasih sayang secara nyata dan sesering mungkin. Peluklah anak-anak anda dan katakan pada mereka betapa berartinya mereka bagi anda.
* Dengarkan secara seksama apa yang dikatakan oleh anak-anak anda dan perhatikan baik-baik apa yang mereka lakukan.
* Luangkan waktu untuk terlibat dalam kegiatan anak-anak anda yang sesuai dengan umur dan kegemaran mereka, bukan kegemaran anda.
* Senantiasa dukunglah dan terlibatlah pada hal-hal yang mereka gemari. Hadirilah kegiatan olahraga yang mereka tekuni; pelajarilah kegemaran mereka; senantiasa bersikap ingin tahu tentang apa yang telah diraihnya, walaupun hanya sebuah prestasi kecil; tanyakanlah pertanyaan-pertanyaan yang menunjukkan bahwa anda peduli dan ingin mengetahi apa yang sedang terjadi dengan kehidupan mereka
* Senantiasa bersikap santun dan hargailah anak-anak anda dan hindarilah ledekan yang menyakitkan. Janganlah membandingkan anak remaja anda dengan anggota keluarga yang lainnya (misalnya, kenapa kamu tidak bisa seperti kakak/adikmu?). Tunjukkanlah bahwa anda juga mengharapkan mereka bersikap santun dan menghargai anda.
*Bantulah mereka untuk membentuk kepercayaan diri dengan cara menguasai keterampilan tertentu, ingatlah bahwa percaya diri tidak dapat diperoleh atau diberikan dan salah satu cara untuk memperolehnya adalah dengan melakukan sesuatu dengan baik.
* Usahakanlah untuk selalu makan bersama keluarga sesering mungkin dan gunakanlah waktu tersebut untuk bercakap-cakap bukan untuk bersilang pendapat.

Akhirnya sebagai kata penutup; tidak pernah terlambat untuk memperbaiki suatu hubungan dengan anak atau remaja. Janganlah meremehkan kebutuhan yang sangat dirasakan oleh anak-anak – pada segala jenjang umur – yaitu untuk memperoleh hubungan yang dekat dengan orang tua juga petunjuk, persetujuan dan dukungan dari orang tua mereka. (Anang Budiono/Dari berbagai sumber)

Iklan
%d blogger menyukai ini: