Kepala Kampung Wendu Legalkan Jual Pasir

JUBI – Jual pasir dilegalkan oleh Kepala Kampung Wendu Distrik Semangga. Demikian disampaikan sekumpulan warga Kampung Wendu yang dijumpai Papuaroom tengah berkumpul disalah satu rumah warga (23/12).

Gabriel Mahuze (40 thn) membenarkan hal tersebut lewat pernyataannya. “Saya melihat sendiri dengan mata kepala saya kalau kepala kampung buat surat ijin penggalian pasir kepada salah satu pengusaha di Merauke, sehingga sampai sekarang pengusaha itu bebas melakukan penggalian pasir”, ungkapnya. Isu melegalkan penggalian pasir yang dilakukan Kepala Kampung ini cukup santer dibahas, pasalnya warga dilarang untuk gali pasir, namun disisi lain Kepala Kampung malah melegalkannya dengan uang suap.
Penggalian pasir memang tak begitu marak lagi terjadi seperti beberapa waktu silam, namun disaat warga akan mematuhi ketentuan tersebut, malah ada oknum yang sedang mempermainkan aturan. Hal ini disampaikan oleh Martinus Ndiken yang saat ini sudah berlaih profesi dari menggali pasir menjadi petani. “Saya juga prihatin, tapi mau tegur kepala kampung su tidak enak, nanti dikira kita iri karena tidak dapat uang seperti dia”, jelasnya.
Akibat tak menggali pasir, sekumpulan warga yang dulunya menggali pasir kini sudah beralih profesi, sebagian ada yang menjadi penjaring udang dan ada pula yang menjadi pekebun. Semua ini karena adanya bantuan dari pemerintah setempat. “Memang penghasilan tak selancar dulu, tapi tidak apa-apa sudah daripada kita dapat kejar dari Satpol PP”,ujar Martinus yang diamini oleh rekan-rekannya yang lain. (drie/Merauke)

%d blogger menyukai ini: