BPD Muting Bermasalah, Warga Mengeluh

JUBI – Semenjak didirikan pada 2005 kemarin, Bank Pembangunan Daerah (BPD) distrik Muting hingga kini belum juga beroperasi. Akibatnya, sejumlah warga yang mendiami wilayah itu mengeluh karena harus melakukan transaksi uang di kota Merauke. Jarak ke Merauke sendiri kurang lebih 400 Km.

“Ini memang harus ditinjau kembali. Karena kami tidak bisa menunggu lagi. Masa sudah dua tahun dibangun tapi belum ada kerjanya juga,” kata Silvester Ndiken (45) Petugas Kampung Muting, kamis (20/12)
Menurutnya, warga biasanya kewalahan dalam melakukan transaksi keuangan. Apalagi untuk ke kota Merauke, selain jaraknya yang jauh juga kondisi jalannya rusak parah. “Jalan parah, jadi kita tidak bisa pergi ke kota,” ujarnya
BPD tersebut didirikan di pusat distrik Muting. Wilayah cakupannya termasuk Distrik Elikobel dan Bupul.
Kris Mahuze, tokoh adat Bian Anim mengatakan, BPD tersebut sangat dibutuhkan warga di tiga distrik. Jika tidak dijalankan dalam tahun 2008, warga akan semakin kesulitan dalam melakukan transaksi.
“Ini masalah. Jadi pemerintah harus perhatikan itu,” tandasnya. (Jerry Omona)

%d blogger menyukai ini: