Kondom Perempuan Cara Ampuh Bagi Perempuan

JUBI – Keberadaan kondom perempuan (femindom) yang relatif menjadi “barang baru” hal tersebut dikerenakan keberadaanya tidak seperti kondom bagi kaum lelaki yang sudah lama beredar dan dikenal oleh masyarakat. Dengan kondom perempuan kini perempuan punya kesempatan untuk melindungi dirinya dari infeksi penyakit dan kehamilan yang tidak diinginkan.
Pemerintah kini sedang melakukan uji coba kondom khusus perempuan di Papua untuk mencegah dan meminimalkan penularan HIV/AIDS di sana yang terus meningkat beberapa tahun terakhir ini.
Menurut Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPA), Nafsiah Mboi bahwa, lebih dari 43 persen kasus terinfeksi HIV di Papua terjadi pada perempuan, bukan hanya penjaja seks, tapi juga ibu rumah tangga. Selain itu angka hubungan seks tanpa kondom di daerah Papua juga tinggi.
Selain di Papua, KPA juga tengah melakukan uji coba di Semarang (lokalisasi Sungai Kuning) dan Jatinegara, Jakarta. Nantinya, kampanye penggunaan kondom khusus perempuan ini akan disebarluaskan ke seluruh Indonesia.
Hal tersebut juga terungkap saat KPA Daerah Papua pada (6/9) menggelar buka puasa bersama di rumah makan “Daun Pisang” Entrop. Dalam dialog yang dihadiri beberapa wartawan dari media cetak maupun elektronik tersebut disimpulkan bahwa betapa pentingnya kondom perempuan untuk menjaga diri berbagai macam kemungkinan.
“Kondom perempuan memang masih menjadi hal baru, namun pada uji klinis kondom perempuan sangat ampuh untuk mencegah serta melindungi kaum perempuan. Seorang perempuan kini punya hak yang sama untuk melindungi dirinya sendiri” terang Dewi Djarot yang juga MRO pada KPAD Papua.
Menurut Dewi, selama ini pengambil keputusan untuk menggunakan kondom ada di tangan laki-laki, padahal banyak laki-laki yang menolak menggunakan kondom. Pemakaian kondom sebagai alat kontrasepsi di kalangan pasangan yang sudah resmi menikah pun juga masih sangat sedikit.
Sementara itu A.Fauzi dari KPA Kota Jayapura yang bertindak sebagai pembicara mengungkapkan bahwa kondom perempuan adalah bentuk lain dari perempuan dalam menentukan sikapnya. Kalau dulu obyek pencegahan hanya dilakukan oleh laki-laki kini perempuan juga sudah mempunyai alat pencegahan.
Meski diakui Fauzi dalam realita belum banyak yang mengetahui maupun memahami bagaimana cara memasang serta mendapatkan kondom perempuan. Untuk itulah pihaknya tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas.

Apa Itu Kondom Perempuan
Kesetaraan gender di Indonesia kini sudah bisa diterapkan sampai di atas ranjang. Kondom perempuan atau femidom memiliki fungsi yang sama dengan kondom untuk laki-laki, namun dari segi ukuran memang lebih besar. Kelebihan femidom bentuknya elastis dan fleksibel sehingga dapat mengikuti kontur vagina, selain itu femidom juga bisa dipakai beberapa jam sebelum melakukan hubungan seksual.
Dari segi bentuk, femidom berbentuk silinder dengan panjang 17 sentimeter dengan diameter sekitar 7 cm, di kedua ujungnya yang satu terbuka dan satu tertutup yang di dalamnya terdapat cincin yang diterbuat dari polyuretan, yang berguna untuk menutup mulut rahim.
Selain yang terbuat dari polyuretan, femidom juga ada yang berbahan latex, diujungnya yang tertutup terdapat busa halus. Dibandingkan kondom laki-laki yang lebih praktis dalam menggunakannya, pemakaian femidom memang agak merepotkan. Namun dengan berkali-kali latihan kerepotan itu bisa diatasi sehingga akan terasa lebih nyaman. Sedikit kelemahan dari femidom adalah bentuknya yang kurang ’manis’ dan harganya yang relatif mahal jika dibandingkan kondom laki-laki.
Untuk mencegah kebocoran, tidak disarankan menggunakan kondom laki-laki dan femidom secara bersamaan. Pergeseran antara kedua selaput getah dari kedua jenis kondom tersebut dapat menyebabkan kekesatan yang akan menyebabkan kebocoran.
Selain di Indonesia, femidom telah lebih dulu populer di berbagai negara seperti Brasil, Uganda, Zimbabwe dan Thailand. Femidom sendiri buatan produsen kondom asal Inggris dan India.
Rencananya, kondom yang akan dipasarkan di Indonesia berasal dari dua negara, Inggris dan India. Bentuk kondom perempuan berbentuk silinder yang di kedua ujungnya yang satu terbuka dan satu tertutup, di dalamnya terdapat cincin, yang berguna untuk menempelkan kondom di dalam vagina. Kondom berbahan polyurethane ini berasal dari Inggris.
Produk terbaru kondom, berasal dari India, terbuat dari bahan latex, yang pada bagian ujung yang tertutup terdapat busa untuk menyerap sperma. (Anang Budiono dari berbagai sumber)

%d blogger menyukai ini: