Di Guyur Hujan Sholat Ied Dialihkan Ke Masjid

JUBI – Banyak kaum muslim terutama yang berada di wilayah Kota Jayapura melaksanakan sholat ied pada 1428 H pada Sabtu lalu yang sesuai rencana di pusatkan dibeberapa lapangan namun karena kondisi cuaca yang hujan sehingga melaksanakan sholat idul fitri di masjid masing-masing. Batalnya tempat sholat ied dari lapangan dialihkan ke masjid tersebut tidak mengurangi kekhusukan warga muslim.

Seperti di wilayah BKKMM (Badan Koordinasi Kesejahteraan Masjid dan Mushalla) Yabansai, Waena dan Padang Bulan, yang terdiri dari jamaah dari gabungan 9 masjid dimana sesuai rencana semula shalat Ied akan dilaksanakan di lapangan Den Zipur. Namun sejak malam harinya hujan sudah mengguyur bahkan hingga pagi. Meski sempat reda tetapi karena cuaca masih nampak mendung seiring kondisi lapangan yang basah terpaksa shalat Ied dialihkan di masjid masing-masing.
Di wilayah Jayapura Selatan sesuai jadwal shalat akan digelar di lapangan Brimob Kotaraja juga bernasib sama. Wilayah yang merupakan gabungan jamaah dari 9 masjid ini terpaksa panitia mengumumkan pelaksanaan sholat di masjid masing-masing.
Ustadz H. Subhan Hafidz Massa. Lc. Yang rencananya menyampaikan khotbah dilapangan Brimobpun harus rela diplotkan untuk menyampaikan di masjid Fajrul Islam Bucen Kotaraja.
Dalam khotbahnya Subhan berujar kalau bencana yang terus menerus terjadi ini merupakan ujian dan akibat ulah manusia itu sendiri. Untuk itulah kita diharapkan selalu mendekatkan diri kepada sang pencipta.
Menurutnya pengalaman yang dilalui selama bulan puasa hendaknya dapat dijadikan pegangan dalam sehari-hari. Karena puasa menjadikan seseorang menjalani hidup dengan mawas diri tidak sombong dan tentunya mengajak berperilaku yang baik.
“Allah telah menjanjikan barang siapa yang bertaqwa, maka Allah akan memberikan jalan keluar dan riski yang tidak disangka-sangka. Selain itu Allah juga akan melimpahkan berkahnya dari langit dan bumi jika umat manusia beriman dan bertaqwa” katanya. (Anang Budiono)

%d blogger menyukai ini: