Penderita Kaki Gajah di Kabupaten Boven Digoel Tinggi

JUBI – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel dr Titus Tambaip, MKes mengatakan saat ini penderita filarial atau kaki gajah di Kabupaten Boven Digoel cukup tinggi dan merupakan tertinggi di Indonesia termasuk di Provinsi Papua.
“Memang kalau mau dilihat penyakit kaki gajah ini ditimbulkan karena nyamuk sebagai media atau vector yang menghantarkan penyakit tersebut ke tubuh manusia melalui gigitan nyamuk,” ujar Tambaip kepada Jubi di Jayapura belum lama ini.
Menurut Tambaip untuk melakukan pencegahan penyebaran penyakit ini terutama melalui program kebersihan, penyemprotan dan kelambunisasi sehingga diharapkan angka penderitanya bisa berkurang.
“Memang untuk penderita yang belum akut atau parah masih bisa disembuhkan dengan meminum obat sesuai dosis,” ujar Tambaip.
Lebih lanjut jelas Tambaip hampir sebagian besar di wilayah selatan Papua penyakit kaki gajah ini masih menjadi salah satu penyakit yang dominan. Selain penyakit kaki gajah angka kematian ibu dan anak juga masih tinggi termasuk infeksi saluran pernafasan (ISPA) juga cukup besar. Namun yang jelas lanjut Tambaip upaya untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak terus dilakukan baik melalui dana Otsus, APBD Kabupaten dan juga ABPD Provinsi Papua. (Dominggus A. Mampioper)

Iklan
%d blogger menyukai ini: